Jelang Ramadhan , Pemkab Pelalawan Sidak Distributor dan Pasar Tradisional

  • Post category:Berita
You are currently viewing Jelang Ramadhan , Pemkab Pelalawan Sidak Distributor dan Pasar Tradisional
Oplus_131072

Pangkalan Kerinci, Mediacenter – Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pelalawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan pasar tradisional di Kota Pangkalan Kerinci, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok bahan pangan menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Sidak dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Pelalawan selaku Ketua TPID, Drs. Fakhrizal, M.Si, bersama Irban Wilayah II Inspektorat Haryani Nur, Kabid Kominfo, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Alfi, Kabid Ketahanan Pangan Hery Pitra, Kabag Perekonomian Juhermansyah, serta staf dari Dinas Perkebunan dan Peternakan yang tergabung dalam Tim TPID Kabupaten Pelalawan.

Dalam pelaksanaannya, Tim TPID melakukan pemantauan di tiga titik. Sidak diawali di Gudang Beras Pasar Baru untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta minyak goreng. Selanjutnya, tim bergerak ke Pasar Baru guna memantau langsung harga dan pasokan komoditas strategis seperti cabai, bawang, telur, dan ayam. Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Toko Swalayan Mandiri untuk memastikan distribusi bahan pangan di sektor ritel modern juga berjalan lancar.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas terpantau relatif stabil, di antaranya beras Rp169.000 per karung, telur ayam Rp55.000 per papan, bawang merah dan bawang putih Rp40.000 per kilogram, cabai Rp48.000 hingga Rp70.000 per kilogram, serta ayam potong sekitar Rp32.000 per kilogram. Stok kebutuhan pokok pun dinyatakan masih aman hingga memasuki bulan puasa.

Ketua TPID Kabupaten Pelalawan, Fakhrizal, menjelaskan bahwa sidak ini difokuskan pada pengawasan distribusi 14 komoditas pangan strategis agar tetap berjalan lancar serta tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Pihaknya juga telah memberikan peringatan kepada pedagang agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta melakukan sosialisasi terkait komoditas bersubsidi agar tidak terjadi penyalahgunaan harga.

Selain itu, Fakhrizal juga mengimbau masyarakat agar berbelanja kebutuhan pokok secara bijak menjelang Ramadan.

“Dalam menghadapi Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, kami menghimbau masyarakat membeli kebutuhan pokok sehari-hari sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, karena stok bahan pokok dipastikan tersedia cukup hingga dua sampai tiga bulan ke depan.” jelasnya.

Fakhrizal menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui TPID akan terus melakukan pengawasan secara berkala hingga menjelang Hari Raya Idulfitri guna menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi penimbunan maupun spekulasi harga.

Secara keseluruhan, ketersediaan stok beras, minyak goreng, dan bahan pangan pokok lainnya di wilayah Pangkalan Kerinci terpantau dalam kondisi aman dan terkendali.(MC.Pelalawan)